Hujan yang mengawali pagi ini benar-benar merata, begitu lama, walaupun bisa dikatakan tidak sederas biasanya. Gemericiknya menenangkan hati, tapi suasana yang tercipta semakin memperdalam kegalauanku. Semakin kumemikirkanya,semakin kuterjebak dalam lorong ketidakpastian, begitu gelap dan suram. apakan ujung lorong ini adalah dunia indah seperti yang kudambakan selama ini? Apakah dengan kekuatanku aku akan bisa melaluinya?
Sebuah pertanyaan pesimis, dan bahkan sebelum aku menjelajahi lorong itu. Tapi bukankah itu hal yang sangat wajar, ketika aku sendiri masih mereka-reka isi dan mungkin eksistensi ujung lorong itu sendiri, apakah mungkin lorong ini bercabang? atau mungkin buntu? Hanya kesungguhan dan perjuangan yang bisa menjawabnya. Tanpa hal itu, malah sangat mungkin sekali aku hanya jalan di tempat tanpa punya kesempatan untuk membuat ujung lorong sendiri.




July 7, 2006 at 12:25 am
anak item, g’tinggi, jahat, menyebalkan yang membingungkan……… $@#^$#^%#$^%@#$@%#!@&*^&^